Maaf. jika ada bahasa yang merasa di copy. Tidak ada maksud :)

Sabtu, 15 Maret 2014

Tak Ingin Berakhir Begitu Saja :')

Hari ini adalah hari dimana kamu kembali ke Jakarta. Hari terakhir liburanmu pula. Entah aku harus sedih atau senang. Sedih karena kamu harus kembali lagi dan senang karena aku bisa menemuimu tadi.

Aku senang bisa memberikan bekal untuk perjalananmu di kereta. Aku berdoa supaya kamu baik baik saja dan selamat sampai di kost ya kak :') Percakapan kita tadi yang begitu sederhana bisa membuat hatiku merasa tenang. Tapi, aku melihat sorot matamu yang berbeda. Kamu tidak sama lagi seperti yang dulu. Kamu berbeda. Entah mengapa aku bisa mengira seperti itu. Sorot matamu yang dulu hangat, sekarang berubah menjadi sorot mata yang dingin. Aku merindukan kamu yang dulu !

Oh iya, kamu menyuruhku mencari pengganti yang baru ya, kak ? Maaf. Aku tidak bisa. Aku sudah terlanjur sayang sama kakak. "I don't choose who I fall in love with" . Aku tidak memilih aku jatuh cinta dengan siapa. Mungkin, Ini semua takdir Tuhan. Siapa yang tau ? Memang kenapa kamu menyuruhku untuk mencari penggantimu ? bisakah kamu menjelaskan ? Teman - teman ku sudah melarangku untuk berhenti memperjuangkanmu. Tapi, hatiku nggak bisa nolak. Aku masih ingin memperjuangkanmu karena aku mencintaimu. Maaf, kak. Aku orang yang keras kepala. Ini aku apa adanya. Aku hanya berusaha menjadi obat lukamu yang belum sembuh meskipun lukaku semakin parah. Kakak jangan nyuruh aku cari pengganti kakak ya, mohon :'( kakak juga belum bisa kan cari pengganti mantan kakak ? Jadi, kita impas kan. Kamu belum move on dari mantan kamu dan aku belum move on dari kamu :(

-dari seseorang yang perjuangannya tak kau anggap :')-
Adek. 

Kamis, 13 Maret 2014

Aku Bahagia Bisa Melihatmu Kembali :')

Hallo, Kamu :)
Aku merindukanmu. Masih tetap sama tak berubah. Aku masih mencintaimu dalam kesepianku.

Entah sudah malam keberapa air mataku turun karenamu, kamu nggak salah kok. Aku nya aja yang lebay kayak gini nangisin kamu. Entah apa yang membuatku menangisimu, kak. Aku sulit menghapuskanmu dari pikiranku. Sudah kucoba, tapi tetap saja. Cuma kamu yang ada di pikiranku dan tentunya juga di hatiku.

Sudah hampir 2 minggu kamu liburan, dan sebentar lagi kamu harus balik kuliah di kota Metropolitan itu. Sebenarnya aku gamau kamu balik sekarang kak. Kenapa ? Karena aku baru bertemu denganmu hanya 1x. Ya. Hanya waktu itu. Besok kita sudah janjian untuk lari pagi bersama. Tapi, aku tak tahu bisa menepatinya atau tidak. Aku bingung. Aku harus melakukan apa jika bertemu kamu nanti. Ah, Sudahlah. Aku bingung. Hari besok aku pasrah saja, jika memang Tuhan berkehendak aku bertemu, yaudah jalani :)

enggak tau lagi, mau ngungkapin apa. ketemu kamu 1x pun aku sudah merasa bahagia :')

-Melihatmu kembali saat liburan cukup membuat obat rindu hatiku :')=

Minggu, 09 Maret 2014

Selamat Ulang Tahun, Kamu ♥


Halo Pria kelahiran 9 Maret 1995 berzodiak Pisces, Selamat Ulang Tahun kamu :)) Semoga apa yang kamu cita- cita kan berhasil dan tercapai. Amin O:) Doaku selalu yang terbaik untukmu kak :)) 

Sekali lagi Selamat Ulang Tahun :)
Kamu tetap yang terbaik dihatiku, kak ♥

Sabtu, 08 Maret 2014

Detik - Detik Ulang Tahunmu :)

Tinggal beberapa jam lagi, kamu akan menginjak usia 19 tahun dan menutup lembaran umur 18 mu. Usia 19 tahun adalah usia dimana setiap orang harus mengubah cara pandang nya menjadi dewasa bukan remaja lagi. Dan aku sudah bisa merasakan perubahan - perubahan yang ada di dirimu. Seseorang yang dahulunya peduli kepadaku, sekarang berubah menjadi seseorang yang bukan kukenal. Kamu berubah menjadi dingin dan tidak peduli lagi padaku. Salah apa aku kepadamu ? Tak usah kau jawab pun aku tak apa.

O, iya kembali ke detik-detik ultahmu. Aku bingung ingin membeli apa untuk kadomu. Sampai - sampai aku tanya kepada adikmu yang mempunyai senyum yang tulus di wajahnya sama seperti senyum yang kamu punya, kak :)
Dan akhirnya aku membelikan mu komik Doraemon Petualang, dan semoga kamu suka ya kak ? dan jangan dibuang. Kalau emang nggak suka simpen aja :') tapi kalau memang ingin dibuang, yaudah aku nggak papa kok. toh, itu kan sudah menjadi hak milikmu.

Sudah pukul 22.00 dan aku masih nulis post ini sekaligus begadangan, aku begadangan untuk menjadi orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahunmu. Kata banyak orang, orang pertama yang ngucapin ultah kita itu orang spesial. Jadi, aku ingin menjadi orang spesial pertama di hidupmu. Tapi, sepertinya itu tak mungkin. Aku terlalu berharap tinggi. Kan, kakak sudah punya yang baru. Ya. Berharap tak apalah, yang ngerasain sakitnya ntar kan juga aku sendiri. Aku tidak masalah mengalami sakit hati. Lagian hati aku sudah terlanjur terluka parah, yaudah ditambahin luka nya aja lagi. Enggak masalah.

Hm, doaku untukmu kak. Semoga kamu panjang umur, sehat selalu, apa yang kamu inginkan tercapai, dll yang kamu harapkan terkabul di umur 19 tahunmu. Amin. Aku selalu membawa namamu di setiap doaku, kak. :)


Sekian dulu cerita post ini, akan kusambung nanti setelah hari ultahmu.
dari seseorang yang selalu kau anggap adik. :')     

Rabu, 05 Maret 2014

Tetap Kamu yang Terindah, kak :')

"Malam ini kudapat berita kamu sudah punya pacar baru ya ? Iya ? Bener ? Hehe, Selamat ya kak sudah punya yang baru. Semoga kamu bisa bahagia dengan dirinya yang sekarang ini. :)
dan doaku kamu terus langgeng. Selamat sekali lagi :)". Kalimat yang sebenarnya sangat sakit untuk kuucapkan. Kenapa tak kau kasih tau aku sendiri ? Kenapa aku harus tau dari orang lain ? Jawab. Kenapa bisa begitu ? Kamu takut aku nanti galau ? sakit hati ? Apa yang kamu mau kak ? Aku tidak tau apa maumu. Jadi beritahu saja aku yang sebenarnya. Aku tidak apa apa.

Aku turut bahagia, kalau kamu bahagia. Memang cinta tak bisa dipaksa bukan ? Aku juga tidak berhak memintamu untuk menjadi milikku. Karena aku tahu aku bukan seseorang yang penting bagimu. Ya. Aku tahu itu. Malam ini tiba -tiba saja aku teringat akan apa yang pernah kau katakan kepadaku dulu, bahwa kamu dulu pernah punya seorang kekasih, lalu kalian putus, dan kamu, kak. kamu bilang kamu belum bisa move on darinya kan ? dan bilang kamu tidak bisa menerima aku untuk jadi penggantinya. Saat itu aku berusaha untuk menjadi obat penyembuh lukamu, aku berjuang mempertahankanmu. Meski selalu sakit yang aku terima, karna kebodohanku yang menunggumu yang ternyata tidak pernah bisa mencintaiku. Sampai suatu ketika waktu dan jarak memisahkan kita. Kamu pergi untuk melanjutkan Sekolahmu di Jakarta, dan aku meneruskan sekolah SMA ku.

Selang beberapa bulan, kita tidak pernah berkomunikasi lagi. Bahkan untuk menyapa kabar pun tidak. Di waktu sulit itu aku bertekad untuk melupakanmu, menghapuskanmu dari benakku. Dan mencari sosok penggantimu, Sulit memang, tapi aku berusaha agar aku tidak memikirkanmu lagi. Tapi, terkadang aku masih sering menyebut nama mu dalam kehidupanku itu, kadang pun aku juga merasakan rindu.

Beberapa bulan sudah kujalani, aku berhasil melupakanmu. Tapi, kenapa tiba tiba kamu menyapaku melalui WhatsApp. Aku senang sekali kau menyapaku. Aku tidak bisa membohongi diriku sendiri, bahwa kamu kembali. Tapi, Apakah kamu kembali untukku ? Kurasa bukan. Aku tau, kamu hanya ingin mengobrol santai saja kan denganku ? Aku nya saja yang mengartikan berlebihan. Aku memang bodoh. Hari - Hari terakhir rasa cinta itu muncul kembali. Jujur, sebenarnya aku masih belum bisa move on total dari kamu, kak.

Rasa Cinta ini semakin lama tumbuh lagi, seperti bunga yang disiram, bunga tersebut semakin tumbuh. Aku senang kamu hadir lagi. Apalagi, kamu mengatakan bahwa Maret kamu libur dan pulang ke kota ini. Aku menunggumu pulang. Dan benar kita bertemu di sekolah. Senang rasanya, seperti aku menemukan kembali hidupku yang lalu. Aku mulai memikirkan hal hal indah yang akan kita lalui di bulan spesial ini. Ya, spesial untukmu dan spesial untukku. Karena kita akan merayakan pertambahan umur di bulan yang sama.Bulan Maret. Bagiku spesial, tapi tidak kurasa untukmu, bagimu bulan - bulan sama saja.

Aku merasakan ada yang aneh dari dirimu saat ini, kamu berubah menjadi sosok yang tak kukenal. Kamu berubah menjadi dingin kepadaku dan berusaha berjaga jarak denganku. Jujur, aku ingin tau apa yang terjadi. Dan semua sudah terungkap. Kamu memiliki kekasih baru bukan ? Tubuhku tergoncang mengetahui ini semua. Aku hanya bisa diam terpaku lalu menangis sekencang kencangnya. Aku hanya bisa mengasihani diriku sendiri. semakin berdarah dan bertambah lebar lukaku ini. Biarkan aku mengobati lukaku sendiri, selamat atas kebahagiaanmu sekarang, kak. :')

 Terima kasih atas kenangan selama ini,
Terima kasih atas suka duka,
Terima kasih atas perhatian,
Terima kasih atas segalanya, Kamu tetap yang terindah kak :')

Selasa, 04 Maret 2014

Tak Pedulikah Kau ?

-Tulisan di buku Diary Rahasiaku-
 26 Juli 2013
  
 Malam ini, aku mulai mencoba untuk menuliskan setiap kejadian yang telah terjadi.
Agar aku tau aku mendapat pelajaran hidup apa yang telah aku dapatkan.
Malam ini terasa sungguh dingin, terasa gelap ditambah lagi dengan suara gemuruh dan tetesan air hujan yang sangat deras.
  Tak kusangka sesuatu mengalir dari mataku, Ya. Aku menangis malam - malam disaat semua orang sudah tertidur pulas. Malam ini aku tetap terbangun hanya untuk menangisimu. Aku tahu air mataku tak akan pernah kamu anggap penting. Itu terserahmu. Tapi aku begini karena aku menyanyangi mu. Taukah kamu mengapa aku menangis ? Aku dilanda cemburu yang sebenarnya tidak harus kulakukan karna aku tahu aku bukan siapa - siapa mu.
  Di saat menangis, aku berpikir, "Kenapa aku masih mempertahankan orang yang tidak mencintaiku ? Kenapa aku harus menunggu orang yang salah ?".  Bisakah kau jawab itu bagiku ? Kurasa tidak. Karena aku pun tidak tahu apa jawabannya. Yang ku ketahui hanyalah "Aku Mencintaimu dengan tulus". Aku tidak masalah jika kita hanya sebagai 'Kakak-Adik'. Maaf, aku belum bisa menepati janji ku untuk bersikap biasa kepadamu. Tapi aku yakin, suatu saat aku pasti bisa. Ya. Bisa. Bisa melupakanmu dan menjadi adik biasa seperti kebanyakan lainnya. Semoga.
  Tangisku semakin kencang malam ini. Lukaku semakin tergores lebar. Sakit ? Iya. Sakit sekali. Bodohnya, Aku menyakiti diriku sendiri dengan cara mencintai mu yang tidak mencintaiku. "Bisakah kau berhenti sejenak ? Lihatlah aku disini menangis dan terluka. Aku sudah letih, tapi aku akan tetap bersamamu :')".

-ditulis dengan Air Mata :")-