Maaf. jika ada bahasa yang merasa di copy. Tidak ada maksud :)

Selasa, 04 Maret 2014

Tak Pedulikah Kau ?

-Tulisan di buku Diary Rahasiaku-
 26 Juli 2013
  
 Malam ini, aku mulai mencoba untuk menuliskan setiap kejadian yang telah terjadi.
Agar aku tau aku mendapat pelajaran hidup apa yang telah aku dapatkan.
Malam ini terasa sungguh dingin, terasa gelap ditambah lagi dengan suara gemuruh dan tetesan air hujan yang sangat deras.
  Tak kusangka sesuatu mengalir dari mataku, Ya. Aku menangis malam - malam disaat semua orang sudah tertidur pulas. Malam ini aku tetap terbangun hanya untuk menangisimu. Aku tahu air mataku tak akan pernah kamu anggap penting. Itu terserahmu. Tapi aku begini karena aku menyanyangi mu. Taukah kamu mengapa aku menangis ? Aku dilanda cemburu yang sebenarnya tidak harus kulakukan karna aku tahu aku bukan siapa - siapa mu.
  Di saat menangis, aku berpikir, "Kenapa aku masih mempertahankan orang yang tidak mencintaiku ? Kenapa aku harus menunggu orang yang salah ?".  Bisakah kau jawab itu bagiku ? Kurasa tidak. Karena aku pun tidak tahu apa jawabannya. Yang ku ketahui hanyalah "Aku Mencintaimu dengan tulus". Aku tidak masalah jika kita hanya sebagai 'Kakak-Adik'. Maaf, aku belum bisa menepati janji ku untuk bersikap biasa kepadamu. Tapi aku yakin, suatu saat aku pasti bisa. Ya. Bisa. Bisa melupakanmu dan menjadi adik biasa seperti kebanyakan lainnya. Semoga.
  Tangisku semakin kencang malam ini. Lukaku semakin tergores lebar. Sakit ? Iya. Sakit sekali. Bodohnya, Aku menyakiti diriku sendiri dengan cara mencintai mu yang tidak mencintaiku. "Bisakah kau berhenti sejenak ? Lihatlah aku disini menangis dan terluka. Aku sudah letih, tapi aku akan tetap bersamamu :')".

-ditulis dengan Air Mata :")-    

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar